Seri Pemantauan Peradilan #4 <br> Menuntut Profesionalisme Penegak Hukum: <br> Peradilan Kasus Penyerangan terhadap Kegiatan Keagamaan Jemaat Ibadah Doa Rosario di Sleman - Elsam.or.id Seri Pemantauan Peradilan #4
Menuntut Profesionalisme Penegak Hukum:
Peradilan Kasus Penyerangan terhadap Kegiatan Keagamaan Jemaat Ibadah Doa Rosario di Sleman

Judul Laporan : Menuntut Profesionalisme Penegak Hukum: Peradilan Kasus Penyerangan terhadap Kegiatan Keagamaan Jemaat Ibadah Doa Rosario di Sleman


Observer : Marto, SHI

Penulis : Adiani Viviana, SH & Marto, SHI

Editor : Asep Mulyana, SIP, MA

Design & Layout : Fransiskus Adi Pramono

Penerbit : ELSAM, 2014

Berdasarkan pemantauan ELSAM, sepanjang Januari-Oktober 2014 telah terjadi tujuh kali tindak kekerasan berbasis agama atau pelanggaran terhadap hak kebebasan beragama dan/atau berkeyakinan di Yogyakarta. Pelaku yang terpetakan adalah massa intoleran dari kelompok gerakan Islam. Meskipun peradilan bukanlah satu-satunya jalur penyelesaian sebuah kasus, namun dalam konsep Negara demokrasi dan Negara hukum, proses hukum menjadi mekanisme terbaik dibandingkan pembiaran atau aksi main hakim sendiri. Proses hukum pada dasarnya juga merupakan implementasi dari upaya penegakan hukum dan keadilan itu sendiri. Sehingga sangat disayangkan, bahwa dari kasus-kasus berbasis agama/kepercayaan yang terjadi di Yogyakarta pada periode waktu di atas. hanya satu kasus yang diproses hukum. Yaitu kasus penyerangan terhadap kegiatan keagamaan jemaat doa rosario di rumah Julius Felicianus di Sleman. Proses hukum kasus ini memiliki sejumlah catatan pada tiap prosesnya. Mulai dari penyidikan di tingkat kepolisian, hingga pemeriksaan di pengadilan, yang berujung pada penjatuhan hukuman sangat ringan kepada pelaku penyerangan. 

Untuk membaca laporan investigasi dan pemantauan persidangan peradilan #4 ini, silakan klik http://www.flipsnack.com/ELSAM/laporan-monitoring-peradilan-kbb-seri-4.html



Artikel Terkait