Seri Pemantauan Peradilan #1 <br> Biarkan Kami Ibadah di Tanah Kami: <br> Studi Kasus Pendirian Gereja HKBP Ciketing, Bekasi, Jawa Barat - Elsam.or.id Seri Pemantauan Peradilan #1
Biarkan Kami Ibadah di Tanah Kami:
Studi Kasus Pendirian Gereja HKBP Ciketing, Bekasi, Jawa Barat

Judul Laporan: Seri Pemantauan Peradilan #1. Biarkan Kami Ibadah di Tanah Kami: Studi Kasus Pendirian Gereja HKBP Ciketing, Bekasi, Jawa Barat


Tim Investigasi dan Pemantauan Peradilan Kasus Pendirian Gereja HKBP Ciketing, Bekasi, Jawa Barat
Observer: Ali Nugroho

Penulis: Andi Muttaqien, SH

Analis: Zainal Abidin, SH.

Editor: Muhammad Yasin, SH. MH

Design & Layout: Fransiskus Adi Pramono

Penerbit: ELSAM, 2014

Jaminan hak atas kebebasan beragama/berkeyakinan yang dimiliki Indonesia belum memadai dalam implementasinya. Berbagai bentuk pelanggaran terhadap hak tersebut terus terjadi. Pada Minggu 12 September 2010, Jemaat gereja HKBP Ciketing menjadi korban dalam konteks ini. Seorang jemaat mengalami luka tusuk serius, dan yang lainnya mengalami luka-luka. Peristiwa ini dilatarbelakangi adanya protes keberadaan tempat ibadah.

Dalam kasus Gereja HKBP Ciketing ini, setidaknya terdapat dua isu krusial yang harus menjadi perhatian. Pertama, adalah sulitnya mendirikan tempat ibadah bagi kelompok minoritas. Kedua, yaitu tentang efektivitas penegakan hukum terhadap pelaku kekerasan yang berbasiskan pada kebencian dengan dalih keyakinan, terhadap kelompok masyarakat tertentu.

Untuk membaca laporan investigasi dan pemantauan peradilan seri #1 ini, silakan klik http://www.flipsnack.com/ELSAM/laporan-monitoring-peradilan-kbb-seri-1-biarkan-kami-ibadah-s.html





Artikel Terkait