BISNIS DAN HAM <br> Pelatihan Bisnis dan Hak Asasi Manusia - Elsam.or.id BISNIS DAN HAM
Pelatihan Bisnis dan Hak Asasi Manusia

Jakarta – Hak asasi manusia kini menjadi perhatian bagi kalangan bisnis.  Berdasarkan perkembangan global, telah muncul kekuatan baru, yaitu korporasi.  Korporasi dapat memberikan dampak positif, juga negatif terhadap masyarakat dimana operasi bisnis berlangsung.  Korporasi mempunyai peran penting dalam pemenuhan hak-hak asasi manusia, baik pekerja maupun masyarakat luas. 

Untuk menghindari terjadinya dampak negatif korporasi terhadap masyarakat, PT. Tower Bersama mengundang ELSAM (Lembaga Studi dan Advokasi Masyarakat) untuk memberikan Pelatihan Hak Asasi Manusia kepada para staff yang berada di garda terdepan untuk menghadapi stakeholders perusahaan, yang ditugaskan di berbagai wilayah di Indonesia.  “Kami mengharapkan peserta pelatihan dapat mendapatkan pembekalan yang cukup dalam menghadapi stakeholders, yaitu landlords, community, LSM, sehingga ketika melakukan eksekusi di lapangan, peserta dapat menjadi bagian dari perusahaan untuk menghormati hak asasi manusia dari setiap stakeholders kita,” sambut Sylvia Chung, Learning Management Division.  Pelatihan berlangsung selama tiga hari, 12 – 14 Juni, 2014, di Learning Center Tower Bersama Group.

Pelatihan tersebut membahas di antara lain, konsep dasar HAM, instrumen HAM dan Bisnis, Korelasi Bisnis dan HAM, Perlindungan terhadap Masyarakat Adat dan lain-lain.  Selain difasilitasi oleh Ikhana Indah, materi juga disampaikan oleh para pakar dan praktisi yaitu Ifdhal Kasim, Majda El Muhtaj, Patricia Rinwigati, Wahyu Wagiman, serta Norman Jiwan. 

Para peserta bertanggungjawab atas proses akuisisi lahan yang harus disewa untuk mendirikan tower di tempat-tempat yang sesuai dengan permintaan operator, serta bertanggungjawab atas operational maintenance.  Peserta mempunyai tantangan yang besar dalam berhadapan dengan masyarakat setempat, terutama masyarakat adat.  Terdapat kebingungan dari peserta mengenai apakah standar operasional mereka bertentangan dengan hak asasi manusia atau tidak, serta mengenai apa yang harus mereka lakukan jika terjadi konflik dengan masyarakat setempat.  Dengan pelatihan ini, diharapkan para peserta dapat memahami peran mereka dalam menjalankan kegiatan operasional yang menghormati hak asasi manusia agar dapat meminimalisir konflik.  

“Tantangannya adalah bagaimana kita dapat mengimplementasikannya” kata salah seorang dari 20 peserta pelatihan. 

Pelatihan Bisnis dan Hak Asasi Manusia ini merupakan pelatihan pertama yang diadakan oleh ELSAM untuk kalangan bisnis.  Pelatihan ini dilakukan secara sukarela demi mensosialisasikan Kerangka Kerja PBB tentang Bisnis dan HAM, yaitu Perlindungan, Penghormatan, dan Pemulihan.  




Artikel Terkait