PENGUATAN KORBAN <br> Koperasi Gemah Ripah - Elsam.or.id PENGUATAN KORBAN
Koperasi Gemah Ripah

Tanggal 22 April 2014 Koperasi Gemah Ripah menyelenggarakan RUA (Rapat Umum Anggota) sekaligus memperingati  Hari Kartini. Kegiatan ini diadakan di halaman kantor ELSAM yang dihadiri oleh sebagian besar anggota Koperasi. Selain anggota Koperasi panitia juga mengundang komunitas-komunitas yang bekerja pada gerakan ekonomi  seperti Koperasi Suara Ibu Peduli, Koperasi NLC (New Land Community atau Komunitas Tanah Baru), Jaringan Pekka (Perempuan Kepala Keluarga) yang sudah mempunyai jaringan hampir di seluruh wilayah Indonesia dan kelompok usaha kredit untuk membantu usaha keluarga korban yang ada di Jawa Tengah dan beberapa tempat lainnya.  

Koperasi ini masih sangat muda didirikan pada Juni 2012, anggota koperasi Gemah Ripah terdiri dari para penyintas dari peristiwa-peristiwa kekerasan/pelanggaran HAM Berat di Indonesia seperti peristiwa 1965, Peristiwa Mei 1998, Tanjung Priok, Talangsari dll. Selain penyintas, koperasi ini juga terbuka untuk individu-individu, anggota masyarakat yang mempunyai perhatian terhadap gerakan korban.

Acara inti dari kegiatan RUA ini adalah pertanggungjawaban pengurus koperasi kepada anggota koperasi, adapun tujuan lainnya adalah memperkenalkan koperasi kepada kalangan yang lebih luas.   Acara yang lain, adalah mendengar sharing pengalaman dari para penggerak koperasi lain untuk kami dapat saling belajar dalam mengembangkan koperasi di masing-masing komunitas. Dana yang berputar saat ini masih sangat kecil yaitu lebih dari 30 juta rupiah, tentu dana sejumlah tersebut masih sangat kurang untuk melayani kebutuhan pinjaman dari anggota yang berjumlah 102 orang, untuk menambah kebutuhan modal usaha koperasi juga mendapat pinjaman modal sebesar 10 juta dari IK (Indonesia untuk Kemanusiaan). Dana yang dapat dipinjam anggota koperasi saat ini maksimal 1 juta rupiah dengan bunga 10% per tahun. Koperasi dan KUBE (Kelompok Usaha Bersama) mempunyai pertemuan bulanan, biasanya setiap hari Jum’at minggu pertama atau minggu kedua setiap bulannya. Adapun pertemuan ini biasanya kami gunakan untuk pembayaran-pembayaran rutin koperasi, dan tabungan rutin Kube, juga membicarakan kemajuan, tantangan dan masalah yang muncul baik koperasi ataupun Kube. Dengan pertemuan ini anggota koperasi memperkuat tali persaudaraan antar anggota hal ini sangat penting bagi kami keluarga korban, agar tidak terputus informasi tentang usaha pencarian keadilan yang terus diusahakan.

Hadir pula Bp. Tubagus  Iwan dari Kementerian  Sosial RI Direktorat PKP (Pemberantasan kemiskinan Perkotaan),  yang memberikan paparan program-programnya terutama Program KUBE (Kelompok Usaha Bersama) dan KUBE berprestasi. Tahun 2013, Koperasi Gemah Ripah juga menerima bantuan program KUBE dari Kemensos RI. Program KUBE adalah sebuah program Kementrian social untuk pengentasan kemiskinan masyarakat kota. Ada 8 kelompok KUBE masing beranggotakan 10 orang, yang menerima bantuan dari Kemensos adapun nama-nama KUBE di bawah Koperasi Gemah Ripah adalah KUBE Flamboyan, Tulip, Mawar, Melati, Teratai, Anggrek, Cempaka dan Tanjung . Pada bulan Oktober 2013 bantuan dana dari Kemensos sudah diberikan melalui transfer ke masing-masing rekening kelompok sejumlah Rp 20.000.000,- per kelompok. Seperti yang kami sebutkan di atas bahwa baik koperasi dan KUBE mempunyai pertemuan setiap bulan. Untuk Program KUBE pengurus mewajibkan menabung kepada anggota KUBE sebesar 300 ribu setiap kelompok artinya setiap orang seribu rupiah setiap hari, 30 ribu setiap bulan per orang selanjutnya pengurus memasukkan tabungan masing-masing kelompok ke dalam tabungan masing-masing kelompok.

Acara RUA ini juga dimeriahkan dengan adanya bazaar karya ibu-ibu anggota koperasi, adapun jenis-jenis barang dagangan ibu-ibu anggota koperasi seperti kerajinan bunga dari mote, tas mote, tempat HP, taplak meja rajutan, taplak meja kain karya ibu-ibu panti Jompo Waluyosejati (Ibu-ibu tapol 65) dan pernak pernik perhiasan. Selain bazaar kegiatan ini juga dimeriahkan paduan suara keluarga tapol 65  yang mempersembah karya lagu ketika mereka dalam penjara. (RN)



Jakarta, 22 April 2014, anggota Koperasi Gemah Ripah yang juga tergabung dalam paduan suara DIALITA menyumbangkan lagu  pada waktu Rapat Umum Anggota di kantor ELSAM.






Downloads
Artikel Terkait