PENDIDIKAN HAM <br> Pelatihan dan Pembentukan Jaksa (PPPJ) Angkatan LXXI - Elsam.or.id PENDIDIKAN HAM
Pelatihan dan Pembentukan Jaksa (PPPJ) Angkatan LXXI

Pada tanggal 4 Maret 2014, Badan Pendidikan dan Pelatihan (Badiklat) Kejaksaan RI meminta Lembaga Studi dan Advokasi Masyarakat (ELSAM) dan ICJR untuk memberikan materi tentang hak asasi manusia (HAM) dalam Pendidikan dan Pelatihan Pembentukan Jaksa (PPPJ).  Pelatihan ini diikuti oleh calon jaksa sebanyak 300 orang yang dibagi dalam 6 (enam) kelas, dan berasal dari Kejaksaan seluruh Indonesia.

Pelatihan tentang materi HAM merujuk pada buku Modul Pelatihan HAM bagi penegak hukum yang disusun oleh ELSAM dan ICJR. Pengajar dalam pelatihan ini terdiri dari sejumlah individu yang mempunyai pemahaman dan pengalaman dalam memajukan HAM di Indonesia diantaranya Ifdhal Kasim (Mantan Ketua Komnas HAM), Antonio Pradjasto (Mantan Direktur Demos), Sriyana (Komnas HAM), dan Tim Pengajar dari ELSAM.

Selama pelatihan berlangsung, terlihat semangat para peserta dalam mengikuti pemaparan dari nasrasumber dan berbagai pertanyaan kritis yang diajukan. Sejumlah isu penting tentang HAM yang sering diajukan oleh peserta diantaranya adalah masalah prinsip-prinsip peradilan yang adil dan tidak memihak (fair trial), hukuman mati, kasus-kasus penyiksaan, kebebasan beragama dan sebagainya. Selain itu, juga masalah pengertian tentang pelanggaran HAM yang berat, dimana kejaksaan mempunyai kewenangan untuk melakukan penyidikan dan penuntutan.

Pendidikan HAM ini merupakan bagian penting dari program pendidikan HAM yang dilakukan oleh ELSAM, yang salah satunya berfokus pada pendidikan HAM kepada aparat penegak hukum. ELSAM memandang bahwa penguatan kapasitas penegak hukum untuk memahami HAM merupakan hal yang penting untuk mendorong penegakan hak asasi manusia. Jaksa memiliki peran yang cukup besar dalam upaya penegakan hak asasi manusia, terutama dalam ruang lingkup administrasi peradilan. 

 



 

 




Artikel Terkait