PERPUSTAKAAN DAN DOKUMENTASI <br> Sinergitas Perpustakaan dan Komunitas Pemustaka - Elsam.or.id PERPUSTAKAAN DAN DOKUMENTASI
Sinergitas Perpustakaan dan Komunitas Pemustaka

Perpustakaan ELSAM menjadi salah satu peserta dalam kegiatan Gadjah Mada Library Fair (GMLF) yang digelar dalam rangka Dies Natalis ke 63 Perpustakaan UGM pada 24 Februari – 1 Maret 2014 di Gedung Perpustakaan Pusat Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta.

Mengambil tema “Sinergi dan integrasi antar stakeholders informasi sebagai spirit dan strategi penguatan peran perpustakaan”, GMLF merupakan kegiatan yang diharapkan menjadi jembatan antar berbagai pemangku kepentingan (stake-holders) perkembangan ilmu pengetahuan, kepustakaan dan informasi, selain menjadi ajang interaksi berbagai pihak terkait seperti penyedia jurnal dan database elektronik, vendor atau penyedia peralatan teknologi informasi, penyedia perangkat lunak atau aplikasi perpustakaan, distributor, penerbit buku, badan arsip dan perpustakaan, komunitas film, serta komunitas pemerhati bidang perpustakaan, informasi dan dokumentasi. Rektor Universitas Gadjah Mada Prof. Dr. Pratikno, M.Soc.Sc. dalam pembukaannya menekankan pentingnya sinergitas antar pemangku kepentingan demi pengembangan ilmu pengetahuan, di mana perpustakaan merupakan jantung dari ilmu pengetahuan tersebut sehingga harus dijaga, dirawat dan dikembangkan. 

GMLF  memiliki tujuan khusus di antaranya adalah mendiseminasikan berbagai teknologi terkini bidang perpustakaan kepada publik, dan  mendorong penciptaan perpustakaan hibrida yang ramah pada koleksi fisik dan elektronik, serta mengenalkan berbagai sumberdaya informasi yang dimanfaatkan oleh masyarakat perpustakaan. Selain pameran kegiatan lain dalam rangkaian ini adalah seminar Literasi Informasi bagi SDM perpustakaan/pustakawan dan Manajemen Sitiran dan Piranti Pengelolaan Sitiran (reference tools), yaitu aplikasi Zotero dan Mendeley, yang disampaikan oleh pustakawan UGM, seminar ini sangat penting bila dihubungkan dengan fenomena plagiarisme yang marak terjadi. Pustakawan sebagai ‘gate keeper’ ilmu pengetahuan harus bisa mengedukasi pengguna perpustakaan mengenai etika menyitir atau mengutip suatu tulisan.

Kegiatan offline seperti ini sangat penting diikuti oleh ELSAM untuk mengukur sejauh mana masyarakat umum mengenal ELSAM dan juga sebagai ajang interaksi dan menggali kebutuhan masyakarat akan informasi terkait isu hak asasi manusia. (an)




Downloads
Artikel Terkait