Hak Asasi Manusia dan Kehidupan Berbangsa - Elsam.or.id Hak Asasi Manusia dan Kehidupan Berbangsa ASASI EDISI KHUSUS 2013

ASASI EDISI KHUSUS 2013

 

EDITORIAL

Dari Tidak Dikehendaki Menjadi Arus Utama

Apa sumbangsih gerakan masyarakat sipil bagi pemajuan hak asasi manusia (HAM) di Indonesia? Bila dua puluh tahun lalu menyoal  HAM bisa dituduh subversif, kini HAM tidak sekadar dianggap/diakomodir, namun juga mendapat posisi istimewa, tak terkecuali dalam perumusan kebijakan maupun penyusunan regulasi negara. Selain secara khusus tercakup dalam konstitusi dan undang-undang, kini dalam setiap perumusan kebijakan maupun penyusunan regulasi negara wajib menjadikan HAM sebagai pertimbangan, bahkan ukuran atau perspektif bila tidak hendak ingin menjadi bulan-bulanan diskursus publik.

 

LAPORAN UTAMA

ELSAM dan Pemajuan HAM

Oleh Yosep Adi Prasetyo (Stanley)

Sejak ELSAM berdiri pada 14 Agustus 1993, sudah banyak hal dilakukan oleh lembaga yang mengambil spesialisasi dalam hal studi kebijakan dan advokasi kebijakan ini. Pilihan menekuni dua bidang ini agaknya adalah sebuah keputusan yang tepat. Mengingat pada saat itu semua organisasi non-pemerintah (Ornop) yang ada ornop lebih banyak melakukan advokasi berupa pendampingan korban.

 

Membela Korban Pembangunan Waduk Kedung Ombo

Oleh Johny Simanjuntak

Tulisan ini akan fokus pada isu pembelaan korban, bukan pada struktur bangunan fisik waduk atau kebijakan pembangunan di belakangnya, apalagi soal kemanfaatan pembangunan waduk yang menenggelamkan puluhan desa tersebut. 

 

NASIONAL

Tata Kelola Internet Berbasis HAM dan Keterlibatan CSO Indonesia:  Praktek Terbaik Konsep Multi-stakeholders dalam Internet Governance Forum

Oleh Triana Dyah

Pada 22-25 Oktober 2013, di Bali Nusa Dua Convention Centre, Bali, Indonesia berkesempatan menjadi penyelenggara kedelapan Forum Tata Kelola Internet (Internet Governance Forum/IGF), sebuah forum diskusi terbuka antara pemerintah, sektor bisnis dan masyarakat sipil untuk membicarakan berbagai topik dan kebijakan mengenai internet.

 

DAERAH

Kesaksian Sersan Bantam

Oleh Jefrianto

Bantam menjalani kehidupannya paska pensiun dini seperti orang biasa. Cerita tentang pembunuhan tiga tahanan politik 1965 tersebut ditutupnya rapat-rapat tanpa ada seorang pun yang mengetahuinya. Rahasia tersebut disimpannya dengan rapi selama puluhan tahun. Bantam ragu untuk mengungkapkan rahasia tersebut apalagi dia tahu bahwa Orde baru dengan tentaranya begitu superior dengan kekuasaannya. Dia kuatir jika rahasia itu diungkapkannya, bisa saja membahayakan keselamatan diri dan keluarganya.


INTERNASIONAL

Jika Guatemala Bisa, Kenapa Kita Tidak?

Oleh Andrew de Sousa

Secara universal, pembunuhan massal dan pelanggaran hak manusia disepakati sebagai kejahatan terhadap kemanusiaan dan apa yang terjadi di Guatemala sangat berpengaruh bagi kita, satu kemenangan akan penegakan hak asasi manusia yang harus dirayakan dan dijadikan contoh dalam perjuangan meraih keadilan di negara lainnya, termasuk Indonesia. 

 

MONITORING SIDANG

Merekam Kasus Cebongan

Oleh Widiyanto

Penyerbuan sepasukan terlatih yang mengakibatkan meninggalnya Decky cs yang disertai penganiayaan dan intimidasi terhadap penghuni LP Cebongan lalu menjadi perhatian luas. Pangdam IV Diponegoro pada awal-awal penyelidikan untuk mengidentifikasi pelaku penyerbuan sempat membantah keras jika TNI terkait dengan peristiwa ini.

***




Downloads
Artikel Terkait